Nilai ambang batas SKD CPNS formasi umum
Ditinjau 19 Agustus 2026
Untuk CPNS formasi umum, nilai ambang batasnya adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 166 menurut Keputusan Menteri PANRB Nomor 321 Tahun 2024.
Perlu diketahui: jadwal seleksi CPNS 2026 jalur umum belum diumumkan pemerintah. Per awal Agustus 2026, BKN menyatakan proses masih pada tahap perencanaan kebutuhan dan pendataan formasi dari kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Angka ambang di atas berasal dari keputusan tahun 2024 dan berlaku sampai ada keputusan baru — periksa kembali saat pengumuman resmi terbit. Yang sedang berlangsung sekarang adalah seleksi sekolah kedinasan, yang ambang TKP-nya berbeda.
Tabel ambang batas
| Komponen | Jumlah soal | Nilai maksimum | Ambang batas |
|---|---|---|---|
| TWK — Tes Wawasan Kebangsaan | 30 | 150 | 65 |
| TIU — Tes Intelegensia Umum | 35 | 175 | 80 |
| TKP — Tes Karakteristik Pribadi | 45 | 225 | 166 |
| Jumlah | 110 | 550 | — |
Dua kekeliruan yang paling sering terjadi
- Mengira kelulusan dihitung dari nilai total. Ketiga ambang harus dipenuhi sekaligus. Peserta dengan total 450 tetap tidak lulus bila satu komponennya di bawah ambang.
- Mengira TKP punya jawaban salah. Setiap opsi TKP bernilai 1 sampai 5, dan hanya soal kosong yang bernilai 0 — penjelasan lengkapnya di sini.
Perbedaan dengan sekolah kedinasan
Ambang TWK dan TIU sama, tetapi TKP berbeda: 166 untuk CPNS formasi umum, 156 untuk sekolah kedinasan. Sekolah kedinasan juga mengenal ketentuan afirmasi berupa nilai kumulatif paling rendah 281 dengan TIU paling rendah 55, yang tidak berlaku di jalur umum.
Contoh soal
TWK Rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta berbunyi "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Rumusan itu diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" pada peristiwa?
- A. Konferensi Meja Bundar 1949
- B. Sidang BPUPKI pertama 29 Mei 1945
- C. Pidato Soekarno 1 Juni 1945
- D. Sidang PPKI 18 Agustus 1945
- E. Penandatanganan Piagam Jakarta 22 Juni 1945
Perubahan tujuh kata itu terjadi dalam sidang PPKI 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi, bersamaan dengan pengesahan UUD 1945.
- 22 Juni 1945: Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta dengan tujuh kata tersebut.
- 18 Agustus 1945: PPKI bersidang untuk mengesahkan UUD 1945 dan memilih presiden-wakil presiden.
- Demi menjaga keutuhan wilayah timur yang mayoritas non-Muslim, tujuh kata itu dicoret dan sila pertama menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa'.
TWK Ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 memuat tiga butir. Butir ketiga menyatakan bahwa pemuda Indonesia?
- A. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
- B. Mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
- C. Mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
- D. Mengaku berdasar negara yang satu, Pancasila
- E. Mengaku berbendera satu, Merah Putih
Butir ketiga berbunyi 'menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia' — perhatikan kata kerjanya MENJUNJUNG, bukan 'mengaku'.
- Butir 1: bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
- Butir 2: berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
- Butir 3: menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Bahasa tidak 'diakui' sebagai satu-satunya, melainkan dijunjung sebagai bahasa persatuan.
Berlatih dengan penilaian yang benar. Simulasi 110 soal dalam 100 menit, dinilai memakai aturan SKD yang sebenarnya — TKP dihitung dari bobot tiap opsi, dan kelulusan diuji per komponen terhadap ambang jalur yang kamu pilih.
Sumber
- Keputusan Menteri PANRB Nomor 321 Tahun 2024 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS.
- Keterangan BKN mengenai status seleksi CPNS 2026, awal Agustus 2026.
- Portal resmi: sscasn.bkn.go.id