Kisi-kisi SKD 2026: materi TWK, TIU, dan TKP
Ditinjau 20 Agustus 2026
Materi yang diujikan pada Seleksi Kompetensi Dasar ditetapkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021. Isinya tiga komponen — TWK, TIU, dan TKP — dengan 110 soal yang dikerjakan dalam 100 menit.
Sampai halaman ini ditinjau, pemerintah belum menerbitkan kisi-kisi khusus untuk seleksi 2026. Rincian di bawah adalah rincian resmi yang masih berlaku, dan itulah yang dipakai penyusun soal selama belum ada yang menggantikannya. Yang sudah terbit untuk 2026 adalah nilai ambang batasnya — lihat ambang sekolah kedinasan 2026.
Komposisi soal dan nilai maksimum
| Komponen | Jumlah soal | Cara dinilai | Nilai maksimum |
|---|---|---|---|
| TWK — Tes Wawasan Kebangsaan | 30 | benar 5, salah atau kosong 0 | 150 |
| TIU — Tes Intelegensia Umum | 35 | benar 5, salah atau kosong 0 | 175 |
| TKP — Tes Karakteristik Pribadi | 45 | tiap opsi berbobot 1–5, kosong 0 | 225 |
| Jumlah | 110 | — | 550 |
Perbedaan pada baris TKP bukan detail kecil: karena tidak ada opsi yang bernilai nol, mengosongkan soal TKP selalu merugikan — penjelasan lengkap cara skor TKP dihitung.
TWK — empat aspek
Permenpan RB 27/2021 menyebut TWK menguji kemampuan pada empat hal:
- Nasionalisme — mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama, dengan tetap mempertahankan identitas nasional.
- Integritas — menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen, dan konsistensi sebagai satu kesatuan sikap.
- Bela negara — berperan aktif mempertahankan eksistensi bangsa dan negara.
- Pilar negara — memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kemampuan berbahasa Indonesia juga diuji di dalam TWK, terutama pemakaian kata baku dan kalimat efektif.
TIU — tiga kemampuan dan sub-materinya
| Kemampuan | Sub-materi | Yang diukur |
|---|---|---|
| Verbal | Analogi | bernalar lewat perbandingan dua konsep kata |
| Silogisme | menarik simpulan dari dua pernyataan | |
| Analitis | menganalisis informasi lalu menyimpulkan | |
| Numerik | Berhitung | hitungan sederhana |
| Deret angka | melihat pola hubungan angka | |
| Perbandingan kuantitatif | menyimpulkan dari dua data | |
| Soal cerita | analisis kuantitatif atas informasi yang diberikan | |
| Figural | Analogi | perbandingan gambar yang berhubungan |
| Ketidaksamaan | melihat beda beberapa gambar | |
| Serial | melihat pola hubungan dalam bentuk gambar |
TKP — enam aspek
TKP menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan enam hal: pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme.
Enam aspek itu bukan tema hafalan, melainkan situasi kerja. Tiap soal menyodorkan keadaan lalu meminta tindakan yang paling tepat — dan tiap tindakan diberi bobot, bukan dinyatakan benar atau salah.
Contoh soal dari tiap komponen
TWK Rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta berbunyi "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Rumusan itu diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" pada peristiwa?
- A. Konferensi Meja Bundar 1949
- B. Sidang BPUPKI pertama 29 Mei 1945
- C. Pidato Soekarno 1 Juni 1945
- D. Sidang PPKI 18 Agustus 1945
- E. Penandatanganan Piagam Jakarta 22 Juni 1945
Perubahan tujuh kata itu terjadi dalam sidang PPKI 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi, bersamaan dengan pengesahan UUD 1945.
- 22 Juni 1945: Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta dengan tujuh kata tersebut.
- 18 Agustus 1945: PPKI bersidang untuk mengesahkan UUD 1945 dan memilih presiden-wakil presiden.
- Demi menjaga keutuhan wilayah timur yang mayoritas non-Muslim, tujuh kata itu dicoret dan sila pertama menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa'.
TIU PETANI : CANGKUL = ... : ...
- A. Penjahit : Mesin jahit
- B. Nelayan : Laut
- C. Guru : Sekolah
- D. Dokter : Pasien
- E. Sopir : Penumpang
Hubungannya pelaku dengan ALAT KERJANYA: petani memakai cangkul, penjahit memakai mesin jahit.
- Nelayan : Laut dan Guru : Sekolah adalah pelaku dengan TEMPAT kerja.
- Dokter : Pasien dan Sopir : Penumpang adalah pelaku dengan OBJEK yang dilayani.
- Kunci analogi selalu menemukan jenis hubungan yang persis sama, bukan sekadar bidang yang mirip.
TKP Seorang warga lanjut usia datang ke loket Anda dengan berkas yang kurang satu lampiran. Antrean sedang panjang. Yang Anda lakukan?
- 1A. Menolak berkas dan meminta ia membaca papan persyaratan
- 5B. Menjelaskan lampiran yang kurang, menuliskannya di kertas, dan memberi tahu ia bisa langsung ke loket ini tanpa mengantre lagi saat kembali
- 2C. Menerima berkas apa adanya agar antrean cepat berkurang
- 4D. Menjelaskan singkat lampiran yang kurang lalu memanggil antrean berikutnya
- 3E. Meminta ia menunggu sampai antrean habis baru dijelaskan
Pelayanan terbaik menyelesaikan masalah warga tanpa mengorbankan aturan maupun antrean: beri penjelasan tertulis dan permudah kedatangan berikutnya.
- Menerima berkas tidak lengkap melanggar prosedur dan menimbulkan masalah di tahap berikutnya.
- Menyuruh membaca papan pengumuman adalah bentuk melempar tanggung jawab, apalagi kepada warga lanjut usia.
Lihat kumpulan contoh soal beserta pembahasannya.
Berlatih dengan penilaian yang benar. Simulasi 110 soal dalam 100 menit, dinilai memakai aturan SKD yang sebenarnya — TKP dihitung dari bobot tiap opsi, dan kelulusan diuji per komponen terhadap ambang jalur yang kamu pilih.
Sumber
- Peraturan Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Nilai Ambang Batas SKD dan materi seleksi.
- Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026 (ambang batas sekolah kedinasan 2026).
- Keputusan Menteri PANRB Nomor 321 Tahun 2024 (ambang batas CPNS formasi umum).